7 Cara Budidaya Cabai untuk Pemula

7 Cara Budidaya Cabai
7 Cara Budidaya Cabai

Sejalan dengan meningkatnya jumlah penduduk di Indonesia, ternyata mempengaruhi jumlah kebutuhan akan bahan panganan seperti cabai baik cabai rawit, cabai merah besar maupun cabai hijau besar. Masalah ini bukan saja mengganggu di Indonesia ternyata juga mengganggu beberapa negara-negara lain karena kurangnya produksi cabai dalam negeri, beberapa pemerintah melakukan impor cabai dari luar negeri untuk memenuhi kebutuhan cabai yang terus meningkat.

Sekarang ini sudah banyak ditemukan dan dilakukan terobosan-terobosan untuk mengatasi dari masalah kekurangan cabai ini, yaitu diantaranya dengan menanam cabai dengan cara-cara yang baikdan efisien dan ada juga dengan menanam cabai sendiri dirumah dengan menggunakan pot-pot atau polibag, namun masih banyak dari kita yang salah melakukan tahap-tahap penanamanan cabai ini, dan dalam kesempatan kali ini kami akan memberi informasi tentang bagaimana cara menanam cabai dengan baik dan benar serta efisien yaitu :

Langkah-langkah Menanam Cabai dengan Benar

Bersama ini kami akan berbagi informasi bagaimana cara menanam cabai yang benar, step by step, jadi mudah untuk diikuti oleh siapa saja, oleh pemula yang belum pernah budidaya cabai sekalipun. Mari kita simak step-stepnya berikut ini :

7 Cara Budidaya Cabai
7 Cara Budidaya Cabai

1. Menentukan dan Memilih lokasi penanaman bibit cabai yang benar.

Bagaimnapun cara menanam cabai pertama adalah dengan memilih lokasi, tentu kalian ingin menanam cabai yang ditanam tumbuh dengan subur bukan ?? karena cabai dapat tumbuh dengan subur dan baik kalau semua kebutuhannya dapat tercapai dan tercukupi. Disini akan kita berikan beberapa syarat untuk memilih lokasi penanaman cabai yang baik dan benar.

2. Bagaimana cara pengolahan lahan yang benar sebelum ditanami cabai ?

Tahapan ini merupakan langkah yang akan sedikit lebih susah karena kalian akan disuruh langsung praktek kelapangan, namun sebelum melakukan praktek ada baiknya untuk membaca tahap-tahap mengolah lahan tanam dengan benar sebagai berikut :

a. Pertama-tama bersihkan tanah dari tumbuhan atau hama lainnya seperti rumput maupun tanaman yang sudah tidak digunakan, lalu cangkul tanah dengan rapi memanjang agar bisa ditanami lebih banyak bibit cabai.

b. Langkah selanjutnya kita bisa menaburkan kapur dolomit di tanah yang sudah digemburkan untuk mendapat hasil yang lebih maksimal, tunggu kurang lebih 8 sampai 9 hari. Kegunaan kapur dolomit ini dapat menaikan ataupun menurunkan pH tanah.

c. Berikut pilih pupuk yang kalian minati, tapi saran dari kami pilih saja pupuk kandang karena tanman akan lebih sehat dibandingkan pupuk kimia

d. Keempat kalian hanya perlu menunggu pupuk tadi meresap ke tanah dengan rata kurang lebih 5 sampai 6 hari saja

e. Selanjutnya kalian bisa membuat lubang untuk menaruh bibit cabai dengan jarak 40 – 50 cm

f. Lalu diamkan selama 1 minggu

3. Pilih bibit cabai terbaik yang akan ditanam

Selanjutnya dalam melakukan penanaman cabai yang benar adalah memilih bibit cabai dengan kualitas terbaik, karena akan percuma kalau menanam cabai dengan benar namun bibit yang digunakan berkualitas rendah tentu hasilnya akan rendah dan kurang memuaskan nantinya. Untuk selanjutnya kami akan memberikan tip-tip memilih bibit cabai dengan kualitas baik sebagai berikut :

Yang pertama-tama kita cari dulu mana tanaman cabai yang berkualitas baik, biasanya bibit bagus berasal dari induk tanaman yang bagus pula. Berikut ciri-ciri tanaman cabai yang berkualitas bagus :

  • Tanaman/batang terlihat kokoh kuat
  • Menghasilkan buah cabai yang lebat
  • Tidak terdapat hama atau penyakit serta tanaman tidak cacat
  • Tanaman memiliki daun yang lebat serta tidak keriting
  • Selanjutnya pilih bibit cabai yang sudah tua serta memiliki pertumbuhan yang cepat
  • Berikutnya lakukan pemilihan bibit cabai yang cepat tumbuh tunasnya
  • Biasanya bibit yang berkualitas tidak kerdil

4. Selanjutnya lakukan penyemaian bibit cabai

Untuk cara selanjutnya yaitu dengan menanam cabai dilakukan dengan penyemaian bibit cabai dengan benar, kegiatan ini dilakukan supaya bibit cabai dapat tumbuh dengan maksimal dan berikut ini adalah cara-caranya :

Menggunakan polybag

  • Siapkan media. Pilih polybag dengan ukuran yang tidak terlalu besar karena hanya digunakan sebagai pertumbuhan bibit saja
  • Isi polybag dengan media semai, catatan jangan terlalu penuh
  • Selanjutnya sebelum ditanam usahakan bibit direndam dulu menggunakan air hangat kuku selama 2 sampai 3 menit
  • Setelah itu masukan satu satu bibit kedalam polybag
  • Berikutnya semprot polybag dengan insteksida agar terhindar dari semut atau serangga lainnya
  • Tunggu bibit sampai tumbuh tunas kurang lebih 1 mingguan

Penanaman bibit tanpa menggunakan polybag

  • Siapkan bedengan sesuai dengan kebutuhan serta media semainya
  • Siram air secukupnya
  • Lalu buat lubang dengan jarak 3 cm
  • Selanjutnya rendam bibit dengan air hangat selam 2 menit
  • Beri pupuk secukupnya, setelah itu tunggu bibit tumbuh selama 1 mingguan
  • Tujuan dari penyemaian bibit ini sebagai berikut
  • Memberikan pertumbuhan bibit secara maksimal, karena terdapa unsur hara yang dibutuhkan bibit untuk tumbuh
  • Berikutnya dapat memelihara bibit cabai secara maksimal, karena diletakkan dalam polybag atau bedengan memudahkan kita untuk member pupuk atau member air
  • Bibit tanaman akan lebih mudah beradaptasi sebab kalau bibit langsung diletak dimedia tanah tentu akan kaget
  • Terakhir kita dapat mengganti bibit yang baru jika bibit yang lama mati

5. Bagaimana cara menanam cabai yang benar ?

Berikut cara menanam cabai selanjutnya adalah menunggu bibit yang sudah berumur kurang lebih 4 mingguan dan usahakan untuk menunggu bibit berdaun lebih dari dua sebelum melakukan pemindahan kemedia tanam.

Waktu yang baik untuk melakukan tanam cabai yaitu pada waktu pagi maupun sore hari supaya untuk menghindari bibit cabai cepat layu. Selanjutnya kita hanya perlu melepas polybag atau mengambil dari bedengan lalu masukan kedalam lubang yang telah kita siapkan sebelumnya dan disiram dengan air secukupnya saja.

6. Bagaimana cara perawatan tanaman cabai ?

Kita hanya perlu melakukan pemangkasan tunas liar atau cabang tanaman cabai yang tidak berguna, sisakan 3 batang tunas yang berfungsi sebagai pemroduksi cabai utama

Untuk pemupukan gunakan phonska cair yang terbukti dapat meningkatkan jumlah buah cabai yang bagus.

Lakukan pemupukan dengan tahi ayam yang kering, karena dalam proses berbuah tanaman cabai memerlukan asupan energy yang banyak.

Coba lakukan penyiraman ke daerah yang sensitive, karena penyiraman dengan air bersih bisa membantu proses pelarutan unsur-unsur organik pada tanah yang kita tanami cabe.

7. Waktu Panen

Ini cara menanam cabai yang terakhir dan yang paling ditunggu-tunggu oleh kita adalah proses panen, tumbuhan cabai biasanya bisa panen saat berusia kurang lebih 80 hari.

Berikut ini adalah tips panen cabai yang benar sebagai berikut :

  • Hal pertama yang perlu kalian ingat saat memetik buah cabai harus beserta tangkainya
  • Saat terdapat buah cabai yang rusak harus segera ikut dipanen, agar tidak menular kebuah cabai lainnya
  • Ada baiknya melakukan panen pada pagi hari karena buah cabai akan lebih berat dibandingkan pada siang hari yang telah mengalami penguapan buah
  • Saat memetik cabai usahakan jangan menarik tapi diputar kearah jarum jam
  • Selanjutnya pilihlah cabai yang berusia tua saja
  • Penyebab daun dan buah cabai rontok
  • Memiliki kelembaban tanah yang kurang
  • Kadar air dari tanah rendah
  • Tanaman cabai kurang terkena sinar matahari
  • Suhu dari daerah penanaman sangat tinggi atau kurang
  • Tanaman terkena penyakit atau terkena virus (CMV)
  • Tanaman terkena serangan hama
  • Tananaman kekurang atau kebanyak suhu Nitrogen

Bagaimana cara mengatasi daun cabai yang rontok ?

Perhatikan jika tanaman cabai sudah memiliki gejala kerontokan coba lakukan pemotongan dari cabang tanaman cabai, karena dengan melakukan pemotongan dapat mengurangi aktivitas hama menyebar. Setelah itu berikan pupuk untuk membantu tanaman cabai memulihkan diri dari serangan hama tersebut.

Coba anda bisa mengikuti tahap-tahap diatas agar bisa menghasilkan buah cabai yang berkualitas baik. Semoga informasi ini tentang cara menanam cabai bisa menjadi referensi bagi anda semua, terima kasih semoga bermanfaat untuk kita semua.

Oleh Rusdi

Bloger mandiri dan sedang mencari jati diri menuju ridho Illahi