6 Cara Menanam Cabe Keriting Paling Efektif

Jenis tanaman Cabai atau dalam Bahasa Latin bernama Capsium annum L.         Cabai Keriting merupakan salah satu jenis sayuran yang memiliki sensasi pedas. Jenis tanaman cabai pun ada beraneka ragam, tidak hanya sebatas cabai keriting, cabe hijau, cabai merah serta rawit saja, ada juga jenis cabai besar yang sering disebut cabai sayur, karena rasanya yang kurang pedas di banding dengan jenis cabai rawit.

Ada banyak sekali jenis-jenis cabe yang tumbuh di Indonesia bahkan di dunia, tanaman ini termasuk salah satu jenis tanaman yang banyak dibudidayakan masyarakat indonesia baik dilahan dataran tinggi atau lahan dataran rendah, baik untuk skala industri maupun hanya untuk ditanam di pekarangan rumah atau di pot-pot bunga.

Supaya cabai yang kita tanam dapat tumbuh subur dan sehat dan menghasilkan cabai dengan kualitas super, perlu disimak beberapa tips-tips yang mungkin berguna untuk kalian yang hendak ingin menanam tanaman bercita rasa pedas ini.

Inilah tahapan-tahapan dan tip-tip  nya :

cabe keriting
6 Cara Menanam Cabe Keriting

1. Pahami Tanaman Cabai

Tanaman Cabai yang paling banyak dibudidayakan oleh petani maupun oleh kebanyakan masyarakat lainnya adalah cabai keriting merah panjang dan cabai rawit. Cabai jenis ini merupakan jenis cabai yang sering ditemui di pasar tradisional maupun di supermarket.

Sesuai namanya, cabai merah memang memiliki warna yang merah, memiliki kulit yang licin, mulus, terlihat mengkilap, cukup tebal isinya serta memiliki ukuran yang panjang dan biasanya ujungnya lancip dan berbentuk lonjong.

Dalam membudidayakan jenis cabai ini yang memiliki karakter yang cocok apabila di tanam di daerah tropis khususnya di Indonesia, terutama di ditanam di dataran rendah dan akan memiliki hasil yang kurang memuaskan apabila di tanam di dataran tinggi.

Hal ini dikarenakan tanaman cabai merah memiliki suhu optimal berkisar antara 24 hingga 28 derajat celcius. Dan apabila cabai ditanam di dataran yang memiliki suhu dibawah 15 derajat celcius serta diatas 32 derajat celcius maka akan mengganggu pertumbuhan cabai itu sendiri. Berikut adalah cara menanam tanaman cabai agar hasil yang didapat baik.

2. Pilih dan Tentukan Lokasi Tanam

Langkah kedua dalam membudidayakan atau sekedar menanam cabai keriting adalah pemilihan dan penentuan lokasi tanam. Hal ini sangat penting dilakukan demi terciptanya hasil yang baik dan sempurna ketika cabai nanti dipanen.

Berikut adalah beberapa tips-tips ketika kalian hendak mementukan lokasi penanaman cabai, diantaranya:

  1. Permukaan tanah haruslah berada diantara ketinggian 300 hingga 2.000 meter diatas permukaan laut (mdpl).
  2. Suhu atau temperatur menjadi sangat krusial, suhu yang ideal untuk penanaman cabai haruslah berada di angka sekitar 24 derajat celcius.
  3. Pastikan kelembapan dari lokasi penanaman tidak terlalu tinggi. Cabai yang ditanam di area lembab bisa mudah busuk.
  4. Tanaman cabai sebaiknya ditanam di lokasi yang terkena cahaya matahari secara langsung sepanjang hari
  5. Cabai bisa ditanam di tanah bekas padi alias sawah, karena sawah memiliki tanah yang gembur dan kaya akan unsur hara serta memiliki persediaan air tanah yang cukup
  6. Tanaman cabai haruslah ditanam di tanah yang memiliki PH berkisar antara 5 hingga 7, agar tanaman tidak busuk atau gagal panen.

3. Pilih Bibit Cabai dengan Baik

Setelah kalian menentukan lokasi tempat penanaman cabai, langkah ketiga adalah pemilihan benih atau bibit cabai agar sesuai dengan lokasi tempat dimana kalian akan menanamnya.

Untuk mendapatkan benih cabai dengan kualitas yang baik, kalian dapat mendatangi ke tempat penjualan benih ataupun langsung dari petani cabai, namun tidak ada salahnya bagi kalian yang ingin mendapatkan benih dari tanaman cabai yang kalian tanam.

Berikut adalah beberapa tips agar supaya kalian mendapatkan benih dengan kualitas yang baik dari hasil tanaman cabai:

  1. Jika kalian membeli dari petani cabai ataupun dari penjual benih di toko benih, kalian bisa memulai untuk melakukan penyemaian terlebih dahulu untuk mendapatkan kualitas benih cabai yang berkualitas.
  2. Agar benih cabai kalian dapat cepat tumbuh tunas, kalian bisa melakukan penggunaan media semai yaitu berupa tanah yang telah dicampur dengan sekam dan pupuk kandang dengan perbandingan 2 : 1 : 1
  3. Kemudian taburi benih tanaman cabai diatas media tanam, setelah itu tutup tipis dengan tanah dari hasil campuran tadi hingga benar-benar tertutup. Ingat, jangan terlalu tebal dan banyak dalam melapisinya.
  4. Setelah itu letakkan di ruangan yang memiliki penyinaran yang minim dan tutup permukaan media semai dengan kain hitam yang telah dilubangi sehingga terlihat seperti kain yang memiliki pori-pori yang besar.
  5. Setelah semua siap, tunggu hingga tunas pada benih muncul dengan ketinggian 5 hingga 10 cm untuk bisa dipindahkan ke media tanam setelah 3 hingga 5 hari.
  6. Selain dengan tips-tips diatas, berikut adalah beberapa tips untuk pengambilan benih cabai:
  7. Untuk memperoleh benih dari tanaman cabai dapat dilihat dari tampilan fisiknya, ukuran induknya yang besar, serta dari bentuknya yang sempurna dan terlihat sehat. Dari berbagai macam kriteria tersebut maka akan menghasilkan cabai yang berkualitas.
  8. Selanjutnya, biarkan cabai mengering dengan sendirinya dan pilih buah cabe dari hasil diantara periode panen ke 4 hingga ke 6 karena didalam periode ini, akan menghasilkan benih cabai yang optimal.
  9. Panen di periode pertama hingga ketiga biasanya akan menghasilkan benih yang nantinya akan berbuah sedikit. Sedangkan ketika periode akhir maka akan diperoleh buah cabai yang banyak, namun hasil dari benihnya akan menghasilkan buah cabai yang kecil-kecil sehingga tidak maksimal.
  10. Kemudian setelah dipanen, ambil alat pemotong untuk memotong cabai menjadi 3 bagian. Yang pertama ambil biji pada potongan bagian tengah, karena bagian tengah merupakan bagian biji cabai yang lebih berkualitas dibanding kedua potongan bagian depan dan belakang.
  11. Rendam biji cabai yang telah diambil di bagian tengah tadi ke dalam air bersih. Kemudian pilihlah biji yang tenggelam dalam air dan jangan kalian ambil biji yang terapung diatas air bersih tersebut. Angkat biji benih cabai dari rendaman air bersih tersebut untuk dikeringkan selama 3 hari atau lebih.
  12. Agar terhindar dari serangan jamur dan memperoleh benih yang organik, rendam biji tersebut sebelum dijemur hingga kering dengan campuran fungisida agar dapat bertahan lama.
  1. Semai Benih Cabai

Setelah memilih bibit dengan baik dan seksama, langkah selanjutnya adalah menyemai benih, alias persiapan pertumbuhan awal tanaman cabai.

Bagi kalian yang memiliki lahan seluas 1 hektar, maka dibutuhkan benih cabai sejumlah ½ kg. Kemudian setelah tersedianya lahan, benih cabai harus disemaikan terlebih dahulu sebelum langsung ditanam pada lahan, karena pada dasarnya tidak semua benih yang ditanam tumbuh dengan baik.

Penyemaian ini berguna untuk menyeleksi benih-benih yang sudah benar-benar tumbuh dan kuat untuk nantinya ditanam pada lahan yang lebih luas. Penyemaian disarankan diberi naungan agar terlindung dari serangan sinar matahari secara langsung, terjangan angina hingga derasnya hujan.

Kemudian, kalian siapkan media tanam dan polybag yang memiliki ukuran 5 x 10 cm. Media tanam yang disarankan berisi campuran tanah, pupuk kompos dana rang sekam dengan perbandingan 1 : 1 : 1 yang diaduk hingga tercampur dengan rata. Kemudian, isilah polybag tersebut dengan media tanam yang telah disiapkan hingga mencapai ¾ bagian.

Kemudian, setelah kalian menyiapkan media tanam, rendamlah benih terlebih dahulu pada air hangat sekitar 6 jam. Hal ini untuk merangsang pertumbuhan benih.

Tanam benih tipis-tipis kira-kira berukuran sedalam 1,5 cm, kemudian tutupi kembali dengan media tanam. Simpan ditempat yang aman dari segala macam serangan makhluk hidup.

Siram benih tersebut dengan air bersih setiap pagi dan sore hari agar setelah berumur 1 bulan lamanya kalian dapat melihat benih tersebut telah tumbuh menjadi bibit cabai yang sudah siap untuk bisa dipindahkan ke lahan yang lebih luas.

5. Olah Lahan Tanam

Setelah kalian menanam benih pada media tanam, langkah selanjutnya adalah pengolahan lahan yang baik dan tepat agar tanaman cabai dapat tumbuh dengan lebat.

Berikut tips-tips dalam mengolah lahan agar tanaman cabai dapat tumbuh dengan baik.

Mulailah dengan membajak atau mencangkul lahan dengan kedalaman 40 cm. singkirkan kerikil atau batu serta sisa-sisa akar tanaman. Apabila terlalu banyak gulma atau tanaman pengganggu pada lahan dapat dimusnahkan terlebih dahulu dengan menggunakan herbisida.

Buat gundukan tanah dengan berukuran tinggi 40 cm dan lebar 1 m. Buat jarak antar gundukan tanah sebesar 60 cm. Agar memudahkan kalian dalam pemeliharan, buatlah panjang gundukan tanah maksimal 15 m. Tanaman cabai sangat tidak menyukai genangan air sehingga diperlukan juga saluran drainase yang baik.

Lakukan pemberian dolomit atau kapur pertanian sebanyak 2 hingga 4 ton per hektar saat proses pembajakan dan pembuatan lahan agar terhindar dari serangan virus yang membuat daunnya terlihat pucat. Pemberian dolomit akan memberikan tingkat keasaman tanah yang rendah dengan PH 6 hingga 7 sehingga akan optimal dalam penanaman cabai.

Beri pupuk kompos, tambahan pupuk KCL, pupuk urea pada setiap gundukan tanah secara merata yang masing-masing pupuk kompos sebanyak 20 ton per hektar, pupuk KCL sebanyak 200 kg per hektar dan pupuk urea sebesar 350 kg per hektar.

Beri mulsa plastik untuk menutupi gundukan tanah, hal ini berguna untuk menekan erosi, mempertahankan kelembapan, menjaga kebersihan lahan serta mampu mengendalikan gulma.

Buatlah lubang tanam dengan ukuran kedalaman 10 cm atau bisa disesuaikan dengan ukuran polybag yang telah disemai benih cabai dalam setiap gundukan tanah sebanyak 2 baris dan beri jakar sekitar 60 hingga 70 cm. Lubang tanam sebaiknya dibuat tidak sejajar atau dibuat zig zag. Hal tersebut dilakukan agar sirkulasi udara yang masuk dapat teratur dan mampu menekan sinar matahari.

6. Rawat Tanaman Cabai

Setelah kalian mengikuti semua tahapan sebelumnya, maka kalian tinggal menaruh polybayang telah terisi oleh benih yang telah disemai ke dalam gundukan tanah tersebut.

Setelah itu, maka kalian hanya akan melakukan perawatan yang tepat pada tanaman cabai agar mendapatkan hasil yang maksimal, berikut adalah perawatan yang tepat yang harus dilakukan.

Yang pertama, lakukan penyiraman secara rutin dengan menggunakan air bekas cucian beras agar cabai dapat cepat berbuah. Penyiraman dilakukan di pagi dan sore hari.

Kemudian kalian dapat memberikan beberapa vitamin untuk memberi nutrisi pada tanaman cabai dan melakukan pemupukan lanjutan yang dilakukan setiap 2 minggu sekali. Sambil memberi pupuk tambahan, kalian perlu menambahkan kadar tanah pada media tanam karena tanahnya akan selalu terkikis seiring kalian melakukan penyiraman.

Jagalah kebersihan tanaman, cabut semua daun yang telah mengering, sambil terus memantau dan mencabut tanaman liar yang tumbuh pada media tanam.

Untuk memberantas hama yang mengganggu, kalian dapat menyemprotkan pestisida, namun perlu diingat, jangan terlalu banyak dan sering diberi pestisida, karena nantinya dapat memberikan dampak kesehatan yang buruk ketika cabai sudah dipanen dan dikonsumsi oleh manusia.

Setelah semua dilakukan, langkah paling terakhir dalam penanaman tanaman cabai keriting adalah tunggu hingga cabai siap dipanen dan perlu diingat, ketika cabai di panen hindari mencabut buah cabai karena akan dapat merusak tekstur tanaman sehingga akan sulit dipanen lagi.

Lakukan pemanenan dengan cara memotong bagian batang cabai dengan menggunakan tangan ataupun alat pemotong lainnya seperti gunting.

Yang paling utama ketika kalian hendak menanam tanaman cabai ialah kalian harus rajin-rajin memantau tanaman cabai kalian, karena tanaman cabai sangat rentan terhadap serangan hama.

Serta yang tak kalah penting adalah, kalian harus menanam cabau dengan niat dan komitmen yang tinggi untuk dapat menghasilkan tanaman cabai dengan kualitas nomor satu.

Potensi Perkebunan di Indonesia yang Luar Biasa

Indonesia memang memiliki sumber daya alam begitu luar biasa melimpah sebenarnya, sehingga membuat adanya potensi perkebunan di Indonesia sangatlah besar. Potensi tersebut berasal dari berbagai komoditas memang juga cukup besar ada di berbagai daerah Indonesia ini.

Suburnya tanah di Indonesia jika dikelola dengan baik tentu saja bisa menghasilkan sesuatu yang bahkan mungkin tidak terbayangkan sebelumnya. Meskipun begitu, saat ini pengolahannya terus dikembangkan sehingga komoditas berpengaruh tersebut bisa terus dioptimalkan hasilnya.

Setiap tahunnya potensi dan kontribusi dari sektor kebun dalam menghasilkan devisa negara juga terus bertambah. Oleh karena itu, memang seharusnya hal ini terus dijaga dan dilakukan pemberdayaan agar potensi perkebunan di Indonesia semakin meningkat serta mampu membantu menyejahterakan masyarakat yang ada di sekitarnya.

Berbagai hasil perkebunan yang dimiliki tentu saja akan mendatangkan keuntungan. Namun selama ini memang masih ada beberapa hal masih perlu diperbaiki, secara sistem maupun sektor lainnya. Dengan upaya lebih optimal maka keuntungan hingga peningkatan devisa negara juga bisa ditingkatkan melalui sumber daya alam tersebut.

Indonesia memiliki berbagai daerah dengan hasil perkebunannya masing-masing. Bahkan lahan tersedia saat ini juga masih cukup luas, meskipun sempat terjadi pembakaran dan masalah lainnya. Namun beberapa komoditas tertentu ternyata masih memegang peranan penting untuk devisa negara Indonesia ini.

Adanya potensi perkebunan di Indonesia ini tentu saja bukan hal yang bisa disepelekan. Bahkan pihak Kementerian Pertanian RI juga terus berusaha melakukan pengembangan agar perkebunan dan pertanian di Indonesia bisa berkembang dengan baik. Tentu saja dengan tetap menjaga apa yang sebenarnya sudah dimiliki saat ini.

Komoditas perkebunan adalah sesuatu terbarukan dan serba bisa. Hal ini dikarenakan hasilnya bisa digunakan sebagai bahan energi, pangan, serta keperluan industri. Oleh karena itu, perkembangan dunia perkebunan menjadi salah satu fokus utama yang harus dijalankan oleh berbagai pihak terkait.

Apalagi Indonesia juga masih memegang posisi ketiga sebagai penghasil kakao dan karet terbesar. Ini adalah potensi besar yang jangan sampai hilang apalagi rusak dan dipercayakan pada pihak asing. Meskipun memang ada berbagai tantangan di depan yang mungkin harus dihadapi, tetapi pasti akan ada jalan jika semua pihak bersinergi dengan baik dalam hal ini tentu saja.

Masih banyak komoditas berpotensi yang masih belum banyak berkembang saat ini sehingga membutuhkan perhatian lebih agar mampu memberikan keuntungan lebih. Apalagi masih banyak daerah yang memiliki kesuburan tinggi, lahan cukup luas, dan hasil perkebunan menguntungkan untuk dimanfaatkan.

Komoditas Potensial Hasil Perkebunan Indonesia

Di Indonesia sendiri sebenarnya komoditas terbesar adalah minyak dan inti sawit. Kebanyakan lahan untuk sawit ini sudah dikuasai oleh perkebunan besar yang mengelola lahannya dengan modal besar untuk dikembangkan tentunya. Meskipun memang ada juga yang asalnya dari lahan kebun rakyat.

Sementara itu, untuk potensi perkebunan yang ada di Indonesialainnya adalah kakao, kopi, dan karet lebih banyak berasal dari perkebunan rakyat. Indonesia merupakan negara penghasil kopi terbesar keempat di dunia dengan berbagai kopi uniknya. Tentu saja hasil dari lahan ini juga sudah sampai ke pasar mancanegara dan mendulang kesuksesan di sana. Beberapa jenis kopi memang dianggap lebih bagus secara kualitas dibandingkan jenis kopi lainnya.

Untuk penghasil kakao atau cokelat maka daerah Sumatera dan Sulawesi adalah pusatnya. Bahkan salah satu potensi perkebunan di Indonesia besar ini mencapai nilai ekspor hingga 136,6 juta dolar Amerika. Peningkatan yang sangat signifikan terjadi setiap tahunnya untuk ekspor kakao ini ke berbagai negara lainnya.

Ada satu lagi hasil kebun yang berpotensi, yaitu tebu. Meskipun memang untuk pabrik pengolah tebu masih perlu banyak peremajaan karena kondisinya yang sudah tua karena beroperasi sejak masa penjajahan dahulu. Sementara untuk lahan tebu sendiri masih cukup luas sehingga memberikan kemungkinan besar berkembang lebih lagi jika dikelola sebaik mungkin.

Oleh karena itu, untuk memaksimalkan setiap potensi lahan yang ada tentu saja ada banyak pihak harus terlibat di dalamnya. Mungkin membutuhkan waktu, tetapi pasti bisa dengan berbagai kondisi tanah Indonesia memang sudah baik selama ini. Tinggal bagaimana caranya agar potensi perkebunan di Indonesia terus meningkat serta memberikan keuntungan.

7 Cara Budidaya Cabai untuk Pemula

Sejalan dengan meningkatnya jumlah penduduk di Indonesia, ternyata mempengaruhi jumlah kebutuhan akan bahan panganan seperti cabai baik cabai rawit, cabai merah besar maupun cabai hijau besar. Masalah ini bukan saja mengganggu di Indonesia ternyata juga mengganggu beberapa negara-negara lain karena kurangnya produksi cabai dalam negeri, beberapa pemerintah melakukan impor cabai dari luar negeri untuk memenuhi kebutuhan cabai yang terus meningkat.

Sekarang ini sudah banyak ditemukan dan dilakukan terobosan-terobosan untuk mengatasi dari masalah kekurangan cabai ini, yaitu diantaranya dengan menanam cabai dengan cara-cara yang baikdan efisien dan ada juga dengan menanam cabai sendiri dirumah dengan menggunakan pot-pot atau polibag, namun masih banyak dari kita yang salah melakukan tahap-tahap penanamanan cabai ini, dan dalam kesempatan kali ini kami akan memberi informasi tentang bagaimana cara menanam cabai dengan baik dan benar serta efisien yaitu :

Langkah-langkah Menanam Cabai dengan Benar

Bersama ini kami akan berbagi informasi bagaimana cara menanam cabai yang benar, step by step, jadi mudah untuk diikuti oleh siapa saja, oleh pemula yang belum pernah budidaya cabai sekalipun. Mari kita simak step-stepnya berikut ini :

7 Cara Budidaya Cabai
7 Cara Budidaya Cabai

1. Menentukan dan Memilih lokasi penanaman bibit cabai yang benar.

Bagaimnapun cara menanam cabai pertama adalah dengan memilih lokasi, tentu kalian ingin menanam cabai yang ditanam tumbuh dengan subur bukan ?? karena cabai dapat tumbuh dengan subur dan baik kalau semua kebutuhannya dapat tercapai dan tercukupi. Disini akan kita berikan beberapa syarat untuk memilih lokasi penanaman cabai yang baik dan benar.

2. Bagaimana cara pengolahan lahan yang benar sebelum ditanami cabai ?

Tahapan ini merupakan langkah yang akan sedikit lebih susah karena kalian akan disuruh langsung praktek kelapangan, namun sebelum melakukan praktek ada baiknya untuk membaca tahap-tahap mengolah lahan tanam dengan benar sebagai berikut :

a. Pertama-tama bersihkan tanah dari tumbuhan atau hama lainnya seperti rumput maupun tanaman yang sudah tidak digunakan, lalu cangkul tanah dengan rapi memanjang agar bisa ditanami lebih banyak bibit cabai.

b. Langkah selanjutnya kita bisa menaburkan kapur dolomit di tanah yang sudah digemburkan untuk mendapat hasil yang lebih maksimal, tunggu kurang lebih 8 sampai 9 hari. Kegunaan kapur dolomit ini dapat menaikan ataupun menurunkan pH tanah.

c. Berikut pilih pupuk yang kalian minati, tapi saran dari kami pilih saja pupuk kandang karena tanman akan lebih sehat dibandingkan pupuk kimia

d. Keempat kalian hanya perlu menunggu pupuk tadi meresap ke tanah dengan rata kurang lebih 5 sampai 6 hari saja

e. Selanjutnya kalian bisa membuat lubang untuk menaruh bibit cabai dengan jarak 40 – 50 cm

f. Lalu diamkan selama 1 minggu

3. Pilih bibit cabai terbaik yang akan ditanam

Selanjutnya dalam melakukan penanaman cabai yang benar adalah memilih bibit cabai dengan kualitas terbaik, karena akan percuma kalau menanam cabai dengan benar namun bibit yang digunakan berkualitas rendah tentu hasilnya akan rendah dan kurang memuaskan nantinya. Untuk selanjutnya kami akan memberikan tip-tip memilih bibit cabai dengan kualitas baik sebagai berikut :

Yang pertama-tama kita cari dulu mana tanaman cabai yang berkualitas baik, biasanya bibit bagus berasal dari induk tanaman yang bagus pula. Berikut ciri-ciri tanaman cabai yang berkualitas bagus :

  • Tanaman/batang terlihat kokoh kuat
  • Menghasilkan buah cabai yang lebat
  • Tidak terdapat hama atau penyakit serta tanaman tidak cacat
  • Tanaman memiliki daun yang lebat serta tidak keriting
  • Selanjutnya pilih bibit cabai yang sudah tua serta memiliki pertumbuhan yang cepat
  • Berikutnya lakukan pemilihan bibit cabai yang cepat tumbuh tunasnya
  • Biasanya bibit yang berkualitas tidak kerdil

4. Selanjutnya lakukan penyemaian bibit cabai

Untuk cara selanjutnya yaitu dengan menanam cabai dilakukan dengan penyemaian bibit cabai dengan benar, kegiatan ini dilakukan supaya bibit cabai dapat tumbuh dengan maksimal dan berikut ini adalah cara-caranya :

Menggunakan polybag

  • Siapkan media. Pilih polybag dengan ukuran yang tidak terlalu besar karena hanya digunakan sebagai pertumbuhan bibit saja
  • Isi polybag dengan media semai, catatan jangan terlalu penuh
  • Selanjutnya sebelum ditanam usahakan bibit direndam dulu menggunakan air hangat kuku selama 2 sampai 3 menit
  • Setelah itu masukan satu satu bibit kedalam polybag
  • Berikutnya semprot polybag dengan insteksida agar terhindar dari semut atau serangga lainnya
  • Tunggu bibit sampai tumbuh tunas kurang lebih 1 mingguan

Penanaman bibit tanpa menggunakan polybag

  • Siapkan bedengan sesuai dengan kebutuhan serta media semainya
  • Siram air secukupnya
  • Lalu buat lubang dengan jarak 3 cm
  • Selanjutnya rendam bibit dengan air hangat selam 2 menit
  • Beri pupuk secukupnya, setelah itu tunggu bibit tumbuh selama 1 mingguan
  • Tujuan dari penyemaian bibit ini sebagai berikut
  • Memberikan pertumbuhan bibit secara maksimal, karena terdapa unsur hara yang dibutuhkan bibit untuk tumbuh
  • Berikutnya dapat memelihara bibit cabai secara maksimal, karena diletakkan dalam polybag atau bedengan memudahkan kita untuk member pupuk atau member air
  • Bibit tanaman akan lebih mudah beradaptasi sebab kalau bibit langsung diletak dimedia tanah tentu akan kaget
  • Terakhir kita dapat mengganti bibit yang baru jika bibit yang lama mati

5. Bagaimana cara menanam cabai yang benar ?

Berikut cara menanam cabai selanjutnya adalah menunggu bibit yang sudah berumur kurang lebih 4 mingguan dan usahakan untuk menunggu bibit berdaun lebih dari dua sebelum melakukan pemindahan kemedia tanam.

Waktu yang baik untuk melakukan tanam cabai yaitu pada waktu pagi maupun sore hari supaya untuk menghindari bibit cabai cepat layu. Selanjutnya kita hanya perlu melepas polybag atau mengambil dari bedengan lalu masukan kedalam lubang yang telah kita siapkan sebelumnya dan disiram dengan air secukupnya saja.

6. Bagaimana cara perawatan tanaman cabai ?

Kita hanya perlu melakukan pemangkasan tunas liar atau cabang tanaman cabai yang tidak berguna, sisakan 3 batang tunas yang berfungsi sebagai pemroduksi cabai utama

Untuk pemupukan gunakan phonska cair yang terbukti dapat meningkatkan jumlah buah cabai yang bagus.

Lakukan pemupukan dengan tahi ayam yang kering, karena dalam proses berbuah tanaman cabai memerlukan asupan energy yang banyak.

Coba lakukan penyiraman ke daerah yang sensitive, karena penyiraman dengan air bersih bisa membantu proses pelarutan unsur-unsur organik pada tanah yang kita tanami cabe.

7. Waktu Panen

Ini cara menanam cabai yang terakhir dan yang paling ditunggu-tunggu oleh kita adalah proses panen, tumbuhan cabai biasanya bisa panen saat berusia kurang lebih 80 hari.

Berikut ini adalah tips panen cabai yang benar sebagai berikut :

  • Hal pertama yang perlu kalian ingat saat memetik buah cabai harus beserta tangkainya
  • Saat terdapat buah cabai yang rusak harus segera ikut dipanen, agar tidak menular kebuah cabai lainnya
  • Ada baiknya melakukan panen pada pagi hari karena buah cabai akan lebih berat dibandingkan pada siang hari yang telah mengalami penguapan buah
  • Saat memetik cabai usahakan jangan menarik tapi diputar kearah jarum jam
  • Selanjutnya pilihlah cabai yang berusia tua saja
  • Penyebab daun dan buah cabai rontok
  • Memiliki kelembaban tanah yang kurang
  • Kadar air dari tanah rendah
  • Tanaman cabai kurang terkena sinar matahari
  • Suhu dari daerah penanaman sangat tinggi atau kurang
  • Tanaman terkena penyakit atau terkena virus (CMV)
  • Tanaman terkena serangan hama
  • Tananaman kekurang atau kebanyak suhu Nitrogen

Bagaimana cara mengatasi daun cabai yang rontok ?

Perhatikan jika tanaman cabai sudah memiliki gejala kerontokan coba lakukan pemotongan dari cabang tanaman cabai, karena dengan melakukan pemotongan dapat mengurangi aktivitas hama menyebar. Setelah itu berikan pupuk untuk membantu tanaman cabai memulihkan diri dari serangan hama tersebut.

Coba anda bisa mengikuti tahap-tahap diatas agar bisa menghasilkan buah cabai yang berkualitas baik. Semoga informasi ini tentang cara menanam cabai bisa menjadi referensi bagi anda semua, terima kasih semoga bermanfaat untuk kita semua.

Mengenal Jenis Ikan Air Tawar Paling Laku di Indonesia

Di wilayah Indonesia, terdapat banyak jenis ikan air tawar dengan kandungan gizi terbaik. Salah satu kandungan gizi yang banyak diminati adalah protein. Kandungan protein pada ikan air tawar nyatanya tidak kalah dengan laut, maka dari itu selalu digemari karena mudah juga untuk ditemukan dipasar.

Jika mencari dipasar maupun peternak secara langsung, Anda bakalan diberi banyak rekomendasi jenis ikan yang bisa dibeli. Tentu semuanya bagus untuk dipilih karena dibesarkan oleh peternak secara langsung sehingga sehat. Untuk ikan air tawar paling laku, antara lain.

Jenis Ikan Air Tawar Paling Laku di Pasar

Jenis ikan air tawar
Mengenal Jenis Ikan Air Tawar Paling Laku di Indonesia

Masuk dalam daftar pertama disini ada Mujair. Mujair sendiri memiliki ciri khas bentuk tubuh pipih dengan warna abu-abu cenderung hitam. Mujair sangat disukai karena rasanya enak tapi jumlah durinya sedikit. Anda bisa mengolah mujair sesuai selera sendiri baik dengan cara digoreng atau dibuat sup.

Kurang lebih sama dengan mujair, ada nila yang termasuk sangat cepat proses pertumbuhannya. Tidak heran nila termasuk produk ternak terbanyak dipasar. Nila memiliki rasa yang tidak terlalu berbeda dengan mujair. Untuk menikmati nila Anda bisa mengolah dengan cara ditumis dengan bumbu manis dan cabai.

Ada juga gurami yang tergolong jenis ikan air tawar terkenal diseluruh wilayah Indonesia. Gurami ini memiliki ciri fisik pipih dan daging tebal. Untuk harganya termasuk mahal jika dibandingkan mujair, apalagi banyak disajikan di tempat makan atau restoran. Anda bisa mengkonsumsi mujair dengan bumbu asam manis atau pedas.

Selanjutnya ada ikan mas yang bisa juga digunakan sebagai hewan hias di akuarium. Memiliki ciri khas tubuh gemuk membuatnya digemari sebagai sajian makan besar. Apalagi dimasak sebagai pepes, maka dagingnya bakalan terasa sangat lembut. Tapi Anda harus waspada karena duri dalam dagingnya sangat banyak.

Jenis ikan air tawar lainnya adalah bawal yang juga memiliki banyak duri seperti ikan mas. Bawal memiliki ciri khas sisik berwarna hitam dengan sentuhan oranye di bagian bawah tubuhnya. Selain itu bawal juga punya gigi runcing yang tajam dan berbahaya jika tidak hati-hati mengolahnya.

Jika membahas yang terlaris, maka lele harus selalu dimasukan dalam daftar. Lele banyak ditemukan di tempat makan karena rasanya yang gurih dan dagingnya tebal tapi lembut. Banyaknya peternak lele membuat stok dipasaran tidak pernah habis sehingga bisa jadi bisnis menguntungkan saat ini.

Ikan Air Tawar Paling Sehat untuk Ekspor

Jika ingin mengkonsumsi ikan buat kesehatan, maka salah satu yang direkomendasikan adalah patin. Patin memiliki ciri seperti lele di mana terdapat kumis pada mulutnya. Selain itu karakteristik tekstur dan rasa dagingnya juga mirip lele. Pating sangat bagus buat kesehatan karena mengandung DHA dan lemak tidak jenuh.

Tidak berbeda dengan patin, ada juga ikan gabus yang memiliki daging tebal dan gurih. Karakter kepala mirip ular sebenarnya membuat beberapa orang cukup ngeri melihatnya. Walaupun begitu, jika diolah dengan cara dikeringkan akan membuat dagingnya sangat nikmat. Tidak heran harga dipasaran cenderung mahal.

Selain jenis ikan air tawar biasa, ada juga rekomendasi mengkonsumsi belut air tawar. Belut air tawar memiliki ciri fisik kecil, panjang dan licin. Meskipun memiliki ukuran mini, tapi rasa dagingnya sangat gurih. Umumnya agar lebih simpel saat dimasak maupun dimakan, belut akan diolah dengan cara digoreng tepung.

Jika Anda merasa belut terlalu kecil, maka bisa mempertimbangkan mencoba sidat. Sidat memiliki ukuran fisik lebih besar dengan kepalanya yang runcing. Meskipun tidak terlalu diminati dipasaran lokal, sebenarnya sidat sangat digemari di luar negeri. Di Jepang misalnya, mereka memasak sidat dengan cara dipanggang menggunakan saus kabayaki.

Melihat banyaknya peluang pasar dalam bisnis ini, membuat semakin banyak orang mencoba ikutan berbudidaya. Apalagi dilakukan di air tawar bukannya laut sehingga bisa di pantai tanpa harus menggunakan kapal. Bisa juga menggunakan lahan minim untuk melakukan budidaya tersebut.

Semua jenis ikan tersebut memang terbilang sangat laku bahkan sampai diekspor karena kualitasnya yang memang baik. Jadi, Anda tidak perlu khawatir atau ragu mengkonsumsi ikan air tawar dibanding air laut. Apalagi kandungan gizi semua jenis ikan air tawar terbukti mampu menyehatkan pengonsumsinya.

Jenis Ikan Laut Paling Enak Asli Indonesia

Kampanye untuk memperbanyak konsumsi berbagai jenis ikan laut bukan hal baru belakangan ini. Terutama saat digaungkan oleh mantan menteri perikanan dan kelautan Indonesia, Susi Pudjiastuti. Beliau mendorong masyarakat Indonesia agar lebih banyak membeli hasil laut karena stok setiap harinya yang melimpah.

Ikan laut dari Indonesia tergolong memiliki kandungan gizi yang luar biasa. Terdapat kandungan gizi seperti omega 3, protein sampai mineral yang sangat penting buat kebutuhan harian kita. Apalagi untuk menambah energi setiap hari plus bagus juga buat pertumbuhan anak. Untuk jenis ikan terenak, antara lain.

Jenis Ikan Laut Berukuran Besar

jenis ikan laut
Jenis Ikan Laut Paling Enak Asli Indonesia

Pertama ada Tuna yang memang tergolong dalam hasil laut dengan ukuran cukup besar dan jadi komoditi ekspor terbaik. Jika dipotong, maka akan kelihatan daging berwarna merah menggugah selera. Untuk berat Tuna dewasa buat diekspor sendiri yaitu 35-350 kg. Tuna terkenal diolah sebagai bakso, sampai makanan khas Asia Timur.

Jenis ikan laut lainnya yaitu cakalang dengan ciri khas tubuh berwarna silver cerah dengan garis berwarna biru. Cakalang tergolong cukup besar dan umum ditemukan di wilayah Maluku dan Sulawesi. Jika mencari di internet, akan terdapat foto atau video penangkapan cakalang yang sangat unik dengan cara memancing di kapal beramai-ramai.

Hasil laut berukuran besar lainnya adalah tongkol yang pasti ditemukan jika mencarinya dipasar maupun tempat pelelangan. Ciri khas tongkol adalah tubuh panjang dan langsing serta tanda garis di bagian punggung. Tongkol sangat disukai masyarakat karena dapat dimasak jadi berbagai hidangan gurih maupun pedas.

Tenggiri juga tergolong sebagai jenis ikan laut besar paling enak dari Indonesia. Tenggiri sudah terkenal sebagai produk ekspor yang dapat dijadikan berbagai macam olahan makanan khas. Beberapa makanan olahan dari Tenggiri adalah pempek, kerupuk dan bakso. Semuanya sangat disukai karena gurih dan nikmat.

Selanjutnya ada kakap yang enak dimasak apapun, baik dibakar, digoreng maupun dibuat sup. Menurut para juru masak, kakap adalah bahan favorit karena karakter dagingnya mudah meresap bumbu. Alhasil jika dimasak, maka memiliki cita rasa khas yang kuat dan terpenting durinya tidak banyak.

Selain hewan berupa ikan, ada juga komoditi lain seperti gurita dan cumi-cumi yang laris dipasar lokal maupun internasional. Jangan lupa juga ada lobster, di mana merupakan salah satu produk laut ekspor kebanggaan Indonesia yang sulit untuk ditemukan di Negara lain karena tidak boleh melakukan ekspor bibit terlebih secara ilegal.

Ikan Laut Berukuran Sedang Khas Indonesia

Kita sudah membahas ikan dengan ukuran besar, kali ini ada yang ukurannya lebih kecil seperti makarel. Makarel mungkin lebih dikenal sebagai olahan kalengan sarden dengan bumbu pedas manisnya. Ikan ini memiliki ciri khas tubuh panjang, langsing dan karakter daging lembut tapi durinya tidak mengganggu.

Jenis ikan laut sedang lainnya adalah baronang yang hanya berukuran maksimal sampai 45 cm saja. Baronang terkenal jika dimasak dengan cara dibakar dan diberi bumbu manis. Kalau di tempat makan, dagingnya bakal diberi tetesan air lemon atau jeruk nipis dengan tujuan supaya dagingnya terasa lebih segar dan tanpa amis.

Jika Anda akan beli tuna atau tongkol tapi ukurannya terlalu besar, mungkin bisa mempertimbangkan jenis selanjutnya yaitu ikan kembung. Selain ukuran lebih minimalis, harganya juga lebih murah. Dari segi rasa tidak jauh berbeda jika digoreng maupun dipepes, selain itu proses pemasakannya memakan waktu lebih sedikit.

Rekomendasi lainnya adalah belanak yang memiliki ukuran tubuh kecil dan mirip dengan ikan air tawar. Belanak sendiri memiliki karakteristik daging lebih keras sehingga kurang diminati apabila diolah dengan cara digoreng. Belanak akan lebih enak diolah menjadi bakso ataupun kerupuk saja.

Selain berukuran besar dan sedang, ada juga rekomendasi ikan berukuran kecil seperti teri. Meskipun kecil dan murah, tapi teri punya kandungan gizi baik seperti fosfor dan kalsium. Teri juga memiliki rasa nikmat terlebih dimasak sebagai bahan sambal maupun tumisan sayur-sayuran.

Makan ikan memiliki khasiat sangat baik buat kesehatan kita. Terlebih lagi untuk mencari bahan makanan tersebut bukan hal yang sulit dilakukan. Bahkan di daerah bukan dekat laut pun pasti terdapat penjualnya. Mengkonsumsi berbagai jenis ikan laut asli juga mendukung kerja nelayan Indonesia.

Hasil Pertanian Indonesia Paling Diminati di Dunia

Hasil pertanian indonesia sangat penting untuk memajukan pergerakan ekonomi negara kita setiap harinya. Bahkan negara kita tergolong sebagai daerah yang menjunjung tinggi semangat bertani bagi masyarakatnya. Tidak heran pemerintah selalu mencari cara agar komoditi pertanian kita semakin maju setiap saat.

Indonesia sendiri termasuk negara agraris yang terdapat banyak komoditi pertanian ekspor terbaik sampai ke luar negeri. Dari segi kualitas maupun harga, tentu tidak kalah dari negara pesaing lainnya. Untuk jenis produk tani paling diminati, tergolong dalam kebutuhan sehari-hari dan kebutuhan lain.

Hasil pertanian Indonesia
Hasil Pertanian Indonesia Paling Diminati di Dunia

Makanan Pokok dan Kebutuhan Sehari-hari

Untuk hasil pertanian indonesia paling disukai pertama adalah kopi. Indonesia memiliki iklim yang tepat untuk menghasilkan produk kopi berkualitas super. Banyaknya produksi kopi di nusantara, membuat kita hanya kalah dari Brasil dan Vietnam saja. Dengan kata lain, masuk 3 besar produsen kopi terbesar dunia.

Indonesia terkenal dengan jenis kopi arabika dan robusta. Selain itu kopi luwak juga jadi komoditi ekspor besar lainnya dari negara kita. Beberapa importir di wilayah Amerika, Asia dan Timur Tengah adalah daerah ekspor terbesar saat ini. Tidak heran jika kopi khas nusantara kita sering muncul di berita atau artikel asing.

Hasil pertanian indonesia selanjutnya adalah beras. Mungkin banyak yang heran karena Indonesia adalah negara penghasil beras besar akan tetapi sering melakukan import. Ini dilakukan karena kebutuhan nasional akan beras kita memang besar. Jadi, tidak mungkin hanya mengandalkan hasil produksi lokal.

Sementara itu untuk jenis beras yang diekspor ke berbagai negara bukanlah beras sembarangan melainkan beras premium. Dengan kata lain beras dengan kualitas terbaiklah yang diekspor dari negara kita ke luar negeri. Beberapa negara tujuan ekspor beras premium ada di ASEAN, benua Amerika dan Eropa.

Buah dan sayur juga termasuk dalam hasil tani besar dari nusantara bahkan diekspor juga ke mancanegara. Buah dan sayur yang diekspor kebanyakan memiliki khasiat atau manfaat baik buat kesehatan. Misalnya saja buah manggis dan pisang yang digemari beberapa negara seperti Jepang, Tiongkok dan negara-negara ASEAN.

Lalu untuk sayuran, maka jumlahnya lebih banyak bahkan sampai 80 jenis. Sayuran dari pertanian negara kita diekspor menuju Tiongkok, Taiwan, Belanda dan negara-negara ASEAN. Selain tanaman konsumsi, ternyata pembudidaya juga melakukan ekspor bunga seperti melati dan kamboja.

Hasil Pertanian Indonesia Berupa Rempah dan Tembakau

Jika menyangkut rempah-rempah, nusantara memang jadi salah satu penghasil terbesar dari dulu sampai sekarang. Apalagi di zaman dahulu di mana perdagangan rempah Indonesia menguasai dunia. Banyak perantara dagang asal Portugis, Belanda dan Spanyol menyalurkan rempah Indonesia ke wilayah mereka.

Hasil pertanian indonesia terbanyak terutama berasal dari wilayah timur. Bukan hanya jumlah yang besar akan tetapi dari segi kualitasnya bagus. Meskipun begitu, pertanian rempah di wilayah Indonesia masih perlu dikembangkan kembali. Termasuk dengan tujuan membuat petaninya semakin maju dan berkembang.

Jika petani mampu menunjukan perkembangan yang maksimal, maka menguntungkan buat perekonomian. Beberapa produk rempah yang paling digemari adalah lada, vanili dan biji pala. Selain itu Indonesia beberapa tahun belakangan ini ekspor cengkeh dan kayu manis juga makin besar.

Selain rempah, ekspor pertanian Indonesia juga menyasar pada tembakau. Terlebih lagi dipasaran internasional di mana tembakau dipakai sebagai bahan pembuatan parfum dan obat. Jadi, tembakau tidak hanya dijadikan sebagai rokok saja, melainkan kegunaan lain membuat peluang ekspornya semakin besar.

Di wilayah Indonesia, Bojonegoro adalah daerah dengan kualitas tembakau terbaik. Mereka berhasil membudidayakan tembakau virginia dengan kualitas super. Selain itu di Jawa Timur, daerah seperti Madura dan Jember juga sudah mampu memproduksi tembakau berkualitas.

Untuk saat ini Indonesia memiliki pusat ekspor ke beberapa negara Eropa seperti Rusia, Jerman dan Belgia. Ekspor ke Amerika Serikat juga sudah digalakkan cukup lama, dan beberapa tahun terakhir mulai merambah pasar Afrika sehingga semakin luas jangkauan ekspor tembakau kita.

Melihat besarnya komoditi ekspor dari produk tani tersebut, membuat peluang Indonesia jadi nomor satu dalam bidang ini semakin besar. Tentu harus didukung juga dengan banyaknya petani dengan produk hasil pertanian indonesia wajib dapat bersaing dengan negara asing lain yang mulai berkembang.

Rekomendasi Tanaman untuk Berkebun di Rumah Paling Sehat

Berkebun di rumah adalah salah satu alternatif bila Anda ingin membesarkan sendiri tanaman konsumsi. Namanya saja dilakukan di rumah, tentu tidak membutuhkan lahan atau biaya yang besar. Anda bisa menggunakan konsep urban farming sehingga memakai lahan kecil untuk berkebun bisa jadi lebih produktif.

Perlu diketahui karena lahan yang akan digunakan lebih kecil dari biasanya, jadi tidak semua jenis tumbuhan dapat ditanam. Umumnya jenis tumbuhan yang bisa digunakan berumur pendek dan bisa langsung dipetik. Untuk rekomendasi tanaman yang bisa Anda budidayakan ada dua golongan yaitu sayuran dan herbal, antara lain.

Berkebun di rumah
Berkebun di rumah

Rekomendasi Sayuran untuk Berkebun di Rumah

Untuk rekomendasi sayuran pertama adalah sawi, di mana proses penanamannya sangat mudah dilakukan. Menanam sawi sendiri harus dilakukan dekat dengan wilayah yang disinari matahari, maka dari itu penanamannya harus di luar rumah. Tapi jika di daerah Anda cukup terik, letakkan tumbuhan sawi disekitar pohon atau pagar.

Kegiatan berkebun di rumah juga direkomendasikan menanam tanaman bayam. Bayam sangat disukai untuk dibudidayakan di rumah karena mudah ditanam dan pemeliharaan tergolong mudah. Anda tinggal mempersiapkan bahan berupa benih bayam, tanah, pupuk dan polybag saja sudah cukup untuk menanamnya.

Rekomendasi selanjutnya adalah kangkung yang jadi sayuran paling banyak disukai orang Indonesia. Kangkung tergolong mudah dibudidayakan karena perawatan hanya tinggal disiram dan tidak lama setelah besar bisa segera dipetik. Anda bisa langsung mengolahnya menjadi cah kangkung atau olahan lain.

Sayur hijau lain yaitu buncis dan mentimun juga cocok dijadikan sebagai tanaman berkebun di rumah. Keduanya memiliki pohon merambat jadi perlu menyiapkan media perambatan terlebih dahulu. Baik buncis dan mentimun sebenarnya bisa terkena hama dengan mudah, jadi perlu Anda berikan anti hama agar tumbuh sehat.

Selain tanaman hijau, Anda juga direkomendasikan sayur lain seperti tomat dan wortel. Agar pertumbuhan lebih maksimal, menanam tomat dan wortel harus di tempat dengan sinar matahari yang cukup. Menanam tomat dan wortel juga harus sering diberi pupuk kompos dengan tujuan ukurannya semakin besar.

Rekomendasi tanaman untuk sayur selanjutnya adalah cabai dan daun bawang. Keduanya termasuk dalam bahan bumbu yang menambah cita rasa pada makanan. Jika menanam cabai, bisa dilakukan menggunakan pot plastik sedangkan menanam daun bawang cukup menggunakan polybag saja. Jadi, tidak memerlukan media berupa lahan.

Menanam Tanaman Herbal Sebagai Obat Alami

Selain sayur, berkebun di rumah juga disarankan menanam tanaman herbal salah satunya jahe. Jahe terkenal dapat menyembuhkan mual, nyeri sampai sakit perut. Selain bagus buat kesehatan, jahe tergolong sebagai bumbu masakan juga. Rasa jahe dapat menghangatkan suatu makanan, baik yang asin maupun manis.

Bumbu masakan yang termasuk herbal lainnya adalah lengkuas. Anda yang memiliki penyakit mag, sangat direkomendasikan mengkonsumsi lengkuas. Selain itu lengkuas juga baik digunakan mengobati batuk yang Anda derita. Jika Anda atau orang terdekat sedang demam, bisa juga diobati memakai lengkuas.

Tidak jauh berbeda dengan jahe dan lengkuas, apabila Anda menanam kunyit dan serai juga memiliki dua manfaat. Anda bisa menggunakannya sebagai campuran obat herbal sekaligus dijadikan sebagai bumbu masakan. Jadi, tanaman herbal yang ditanam memiliki lebih banyak manfaat buat Anda.

Tanaman herbal lainnya yang cukup direkomendasikan adalah kumis kucing. Bentuknya memang seperti tanaman liar, akan tetapi ternyata berkhasiat mengobati penyakit batu ginjal. Hal ini dapat terjadi karena ada kandungan dalam kumis kucing yang dapat menghilangkan bakteri pada kandung kemih.

Rekomendasi selanjutnya adalah daun sirih. Tumbuhan ini dikenal memiliki banyak manfaat dalam proses pengobatan suatu penyakit. Misalnya saja digunakan sebagai antiseptik alami dan obat radang sendi. Daun sirih juga terkenal membuat mulut lebih segar dan membersihkan daerah kewanitaan dengan baik.

Tanaman herbal segudang khasiat lain yang bisa Anda tanam adalah lidah buaya. Tumbuhan satu ini terkenal mampu menyehatkan kulit dan rambut secara alami. Memakai lidah buaya untuk kesehatan, dapat membuat kulit lebih lembab dan menghilangkan penuaan dini. Lidah buaya juga mampu menyembuhkan luka dengan baik.

Tentu kedua jenis tanaman berupa konsumsi dan obat tersebut sangat dianjurkan untuk Anda tanam di rumah. Apalagi ukurannya terbilang kecil dan tidak perlu banyak tempat akan tetapi hasil dan kegunaannya sangat besar. Jadi, kegiatan berkebun di rumah akan memberikan keuntungan untuk Anda.